Berbasis Teknologi Informasi dengan Program Unggulan Tahfiz, Komputer, Robotik, Coding, Artificial Intelligence, 3 Bahasa Asing (Inggris, Arab, Korea)
Bel Sekolah Terkomputerisasi Otomatis 5 Bahasa (Sunda, Indonesia, Inggris, Arab, Korea)
Smart Card Siswa adalah kartu identitas elektronik berbasis teknologi chip atau RFID yang digunakan untuk mendukung kegiatan akademik dan operasional di lingkungan sekolah yang berfungasi sebagai :
Indentias : Tanda pengenal resmi siswa
Presensi : Alat presensi / kehadiran harian, presensi mata pelajaran dan presensi kegiatan
Transaksi : Alat untuk melakukan transaksi di Bank Mini sekolah & Alat pembayaran non tunai di Kantin Sekolah Digital
Absensi siswa digital adalah sistem pencatatan kehadiran siswa di sekolah yang dilakukan secara elektronik menggunakan perangkat teknologi, menggantikan metode konvensional seperti presensi kertas (manual).
CBT (Computer Based Test) adalah metode pelaksanaan ujian yang menggunakan komputer sebagai media utama untuk menampilkan soal dan menginput jawaban. CBT adalah cara modern untuk mengikuti ujian dengan memanfaatkan teknologi komputer agar proses evaluasi menjadi lebih efektif dan efisien.
Aplikasi Pelanggaran Siswa Digital adalah sistem berbasis perangkat lunak (aplikasi web atau mobile) yang digunakan pihak sekolah untuk mencatat, mengelola, dan memantau kedisiplinan siswa secara real-time.
Bank Mini Sekolah Digital adalah simulasi perbankan yang dijalankan di lingkungan sekolah dengan sistem berbasis teknologi (digital).
Fungsi utamanya adalah sebagai sarana edukasi keuangan bagi siswa agar mereka dapat mempraktikkan langsung cara menabung, mengelola uang, dan memahami operasional perbankan secara modern.
Kantin Sekolah Digital adalah sistem pengelolaan transaksi dan layanan di kantin sekolah yang berbasis teknologi untuk menciptakan proses jual-beli yang lebih praktis, transparan, dan higienis.
Pembayaran Non-Tunai (Cashless) dengan menggunakan kartu Smart Card Siswa
Lencana Siswa adalah sebuah pin penghargaan yang diberikan kepada siswa untuk mengapresiasi dan mengakui pencapaian atau perilaku positif mereka. Ini adalah bagian dari sistem pengakuan formal yang digunakan Sekolah Dasar Information Technology Grahari An Naba untuk memberikan insentif dan motivasi kepada siswa.
Pembelajaran Multimedia Interaktif dengan IFP (Interactive Flat Panel) adalah metode pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai media (teks, gambar, audio, video, dan animasi) ke dalam satu perangkat layar sentuh berukuran besar yang memungkinkan interaksi dua arah antara pengajar, peserta didik, dan konten.
Bagi siswa yang membutuhkan fasilitas jemputan, SD IT Grahari An Naba menyiapkan Mobil Khusus Antar Jemput Siswa